Dukung Swasembada Pangan Nasional, 4 Kabupaten di Pulau Madura Didorong Tingkatkan Produksi Pertanian

- 15 Mei 2024, 00:00 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi lapangan terhadap pertanaman padi di Kelurahan Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa (14/5/2024).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi lapangan terhadap pertanaman padi di Kelurahan Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa (14/5/2024). /ANTARA/Humas Kementan/

WARTA TIDORE - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong 4 pemerintah kabupaten di Pulau Madura untuk meningkatkan produksi pertanian guna mendukung swasembada pangan nasional.

"Mimpi kita ke depan adalah mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Ingat, dulu kita telah mencapai swasembada tiga kali berturut-turut, dan akselerasi ini bukan hanya tanggung jawab Menteri Pertanian, tetapi kita semua, termasuk Bapak/Ibu sekalian, di saat cuaca ekstrem dan krisis pangan global," kata Mentan saat meninjau pertanaman padi di Kelurahan Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Selasa, 14 Mei 2024.

Mentan berharap, agar keempat kabupaten di Pulau Madura, yaitu Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, dan Sampang, dapat membantu mencapai swasembada pangan nasional seperti yang terjadi pada tahun 2017, 2019, dan 2020.

Dia mengungkapkan harapannya agar Pulau Madura dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghasilkan produktivitas tinggi di Indonesia, dengan menggunakan irigasi dan pemasangan pompa di sungai-sungai yang tidak pernah kering.

Khusus untuk Bangkalan, kata Mentan, program perluasan areal tanam (PAT) dan pemasangan pompa dapat meningkatkan produktivitas hingga 4.463 hektare.

Mentan menekankan bahwa penggunaan pompa adalah solusi cepat untuk meningkatkan indeks pertanaman dari satu kali menjadi tiga kali dalam setahun.

"Bapak/Ibu, saya membayangkan Indonesia menjadi lumbung pangan yang bisa berperan di tingkat dunia karena kita berada di garis khatulistiwa. Iklim kita sangat baik dan air kita melimpah. Ini adalah sesuatu yang harus kita jaga bersama," ujar Amran.

Menurut data, Kabupaten Bangkalan memiliki potensi luas tanam dan luas panen yang besar. Pada periode Januari hingga April 2024, luas tanam mencapai 31.633,51 hektare dengan produktivitas rata-rata mencapai 5,06 ton per hektare.

Selain itu, luas lahan sawah di Kabupaten Bangkalan mencapai 29.540 hektare, sedangkan lahan tadah hujan mencapai 21.491 hektare, lahan irigasi 8.049 hektare, dan lahan tegal 62.618 hektare.

Halaman:

Editor: Iswan Dukomalamo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah