Warga Dusun Nusa Ela Desa Ureng Maluku Tengah Nikmati Listrik Ramah Lingkungan

- 15 Mei 2024, 00:00 WIB
PLTS Pulau Tiga yang mendapat revitalisasi melalui program NZMates berada di Dusun Nusa Ela, Desa Ureng, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.
PLTS Pulau Tiga yang mendapat revitalisasi melalui program NZMates berada di Dusun Nusa Ela, Desa Ureng, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. /ANTARA/Humas PLN UIW MMU/

WARTA TIDORE - Warga Dusun Nusa Ela Desa Ureng Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, kini menikmati listrik 24 jam setelah diresmikan Proyek Revitalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Tiga.

Peresmian PLTS tersebut secara simbolis dilakukan oleh PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) bersama mitra kerja Direktorat Jenderal Energi Baru dan Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan perwakilan Pemerintah Selandia Baru.

"Revitalisasi PLTS Pulau Tiga melalui program New Zealand-Maluku Access to Renewable Energy Support (NZMates) menggunakan energi baru terbarukan, memungkinkan masyarakat di Pulau Tiga untuk menikmati listrik yang aman dan bersih," ujar General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula di Ambon pada Selasa, 14 Mei 2024.

"Kami memberikan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak, atas kolaborasi ini sehingga hari ini masyarakat di sekitar Pulau Tiga dapat menikmati listrik 24 jam," tambahnya.

Keberadaan PLTS Pulau Tiga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pengangkutan bahan bakar fosil ke daerah kepulauan, yang merupakan tantangan besar dan dapat berdampak pada pembengkakan anggaran.

Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan.

Melalui program NZMates, PLTS Pulau Tiga kembali dioperasikan dan menjadi satu-satunya sistem hibrida dari total 164 sistem di Maluku dan Maluku Utara, menggunakan teknologi canggih solar PV-Battery-Diesel Genset dilengkapi dengan pemantauan jarak jauh.

"Pada dasarnya, kami terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi listrik. Kami berharap keberadaan listrik 24 jam ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian sesuai dengan potensi yang ada," ungkap Awat.

Kirk Yates, Penasihat Pembangunan Kedutaan Besar Selandia Baru di Indonesia, mengakui bahwa sebelum implementasi program NZMates, Duta Besar Selandia Baru telah melakukan kunjungan pada 2018.

Halaman:

Editor: Iswan Dukomalamo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah