Letusan Gunung Ibu di Maluku Utara Capai 5 Kilometer, Kolom Abu ke Arah Barat

- 15 Mei 2024, 18:34 WIB
Akibat aktivitas erupsi Gunung Ibu di Maluku Utara, Rabu (15/5/2024), terbentuk kolom abu vulkanik dengan ketinggian lima kilometer.
Akibat aktivitas erupsi Gunung Ibu di Maluku Utara, Rabu (15/5/2024), terbentuk kolom abu vulkanik dengan ketinggian lima kilometer. /ANTARA/PVMBG/

WARTA TIDORE - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan adanya aktivitas letusan di Gunung Ibu, Maluku Utara, dengan ketinggian abu vulkanik mencapai 5 kilometer dari puncak gunung.

Letusan terjadi pukul 13.54 WIT, menghasilkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

"Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sementara sekitar 4 menit 43 detik," kata Kepala PVMBG, Hendra Gunawan, dalam laporan yang diterima di Jakarta pada Rabu, 15 Mei 2024.

Hendra menjelaskan, erupsi itu menghasilkan dentuman dan gemuruh yang terdengar hingga pos pengamatan Gunung Ibu.

Gunung Ibu, yang memiliki ketinggian 1.325 meter di atas permukaan laut (mdpl), kini berstatus Siaga atau Level III sejak 8 Mei 2024. PVMBG meningkatkan status gunung api bertipe strato itu akibat peningkatan aktivitas vulkanik dan kegempaan.

Pada 11 Mei 2024, Gunung Ibu mengalami letusan besar yang melontarkan lava pijar sekitar satu kilometer dari pusat erupsi, dengan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 4.000 meter. Erupsi itu juga menciptakan fenomena badai petir vulkanik di atas puncak gunung.

Dua hari kemudian, pada 13 Mei 2024, letusan besar kembali terjadi dan menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar lima kilometer.

PVMBG merekomendasikan penduduk di sekitar Gunung Ibu, agar tidak beraktivitas mendaki dan mendekati gunung itu dalam radius 3 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif.

Meski beberapa kali mengalami erupsi besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pemukiman penduduk berada di luar jarak rekomendasi.***

Editor: Iswan Dukomalamo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah