PT NHM di Halmahera Utara Maluku Utara Akui 3 Tahun Terakhir Berhasil Tingkatkan Jumlah Cadangan Emas

- 19 Mei 2024, 17:59 WIB
Pengelola Tambang Emas Gosowong di Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, telah meningkatkan cadangan menjadi 1,4 juta ons dengan sumber daya sebesar 2,3 juta ons atau senilai Rp70 hingga 80 triliun, Sabtu (18/5/2024).
Pengelola Tambang Emas Gosowong di Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, telah meningkatkan cadangan menjadi 1,4 juta ons dengan sumber daya sebesar 2,3 juta ons atau senilai Rp70 hingga 80 triliun, Sabtu (18/5/2024). /ANTARA/Abdul Fatah/

WARTA TIDORE - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), yang mengelola Tambang Emas Gosowong di Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, meningkatkan cadangan menjadi 1,4 juta ons dengan sumber daya sebesar 2,3 juta ons atau senilai Rp70 hingga 80 triliun.

Presiden Direktur NHM, Amiruddin Hasyim, di Ternate pada Sabtu, 18 Mei 2024 mengatakan, sejak diambil alih oleh Indotan Halmahera Bangkit (IHB) pada tahun 2020, hal ini diperkirakan dapat memperpanjang umur tambang hingga 10 tahun ke depan.

Namun, manajemen NHM mengakui, beberapa bulan terakhir mereka mengalami tantangan operasional sehingga perlu melakukan efisiensi di berbagai sektor, termasuk efisiensi karyawan untuk memulihkan kondisi perusahaan.

"Efisiensi yang akan dilakukan bukan karena cadangan NHM habis, justru dalam 3 tahun terakhir kami berhasil meningkatkan jumlah cadangan emas. Keberhasilan ini tak lepas dari alokasi modal kerja dan biaya eksplorasi yang sangat besar. Perusahaan telah menggelontorkan dana lebih dari USD 200 juta untuk mencari cadangan baru dan memperpanjang umur tambang," ungkapnya.

Selain modal kerja yang sangat besar, tantangan operasional yang dihadapi juga akibat dari pandemi COVID-19 yang melanda pada awal peralihan kepemilikan NHM oleh IHB tahun 2020. NHM telah mengeluarkan dana lebih dari Rp300 miliar untuk membantu masyarakat Halut dan Malut dalam penanggulangan COVID-19.

Amiruddin menambahkan, tantangan semakin kompleks dikarenakan hubungan yang rumit antara NHM dengan PT Antam Tbk sebagai pemegang saham 25% hingga saat ini. Tambahan modal kerja pada akhirnya harus dibiayai sendiri dengan dukungan dana pribadi dari Presiden Direktur NHM, Robert Nitiyudo Wachjo.

"Dalam melakukan efisiensi, manajemen NHM berkomitmen akan menjalankannya dengan sangat humanis dan sepenuhnya tetap bertanggung jawab memenuhi seluruh hak-hak karyawan. Perusahaan juga tetap optimis, dengan skema efisiensi yang dijalankan disertai harapan besar dari cadangan NHM yang masih berlimpah, ke depannya Tambang Emas Gosowong memiliki masa depan yang baik. Selain itu, banyak ditemukan potensi-potensi cadangan baru yang akan terus memperpanjang umur tambang," tutupnya.***

Editor: Iswan Dukomalamo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah