Polda Metro Jaya Tetapkan 3 Oknum ASN dari Maluku Utara Sebagai Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

- 24 Mei 2024, 18:14 WIB
Ilustrasi ASN/Pixabay
Ilustrasi ASN/Pixabay /

WARTA TIDORE - Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Provinsi Maluku Utara sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang diungkap di Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengonfirmasi hal tersebut di Jakarta pada Jumat, 24 Mei 2024.

"Sudah (menjadi tersangka)," katanya dalam keterangan tertulis.

Ade Ary menjelaskan bahwa ketiga ASN tersebut, yang berdinas di Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), memiliki inisial RJA, AFM, dan MBD.

"Barang bukti yang disita berupa satu klip sabu seberat 0,16 gram, 5 buah hp, dan 2 buah tas selempang," ujarnya.

Ade Ary menambahkan, para tersangka dijerat dengan Pasal 127 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara.

Dia menegaskan komitmen pihaknya, untuk memberantas peredaran narkoba, menyatakan bahwa narkoba merupakan musuh bersama.

"Bapak Kapolda Metro Jaya mengimbau agar kita semua bersama-sama memberantas narkoba sebagai musuh bersama. Pak Kapolda juga mengingatkan jajaran untuk terus memburu pelaku penyalahgunaan narkoba dan diproses sesuai SOP yang berlaku," tambahnya.

Polda Metro Jaya telah menangkap tiga ASN dari Provinsi Maluku Utara yang diduga terkait kasus penyalahgunaan narkoba di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Halaman:

Editor: Iswan Dukomalamo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah