Kemenag Sayangkan Terjadi Kerusakan Salah Satu Mesin Pesawat Garuda Indonesia yang Angkut Calon Haji Asal Gowa

- 16 Mei 2024, 07:33 WIB
Anna Hasbie, juru bicara (Jubir) Kementerian Agama.
Anna Hasbie, juru bicara (Jubir) Kementerian Agama. /Kemenag.go.id/M Rusydi Sani/

 

WARTA TIDORE - Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jamaah haji dari kloter lima Embarkasi Makassar (UPG-05) harus kembali ke landasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin karena salah satu mesin mengalami kerusakan. Kementerian Agama mengecam insiden kerusakan mesin pada pesawat yang membawa jamaah haji dan menuntut agar Garuda Indonesia bertindak secara profesional.

Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GIA 1105 membawa 450 jamaah haji dari Gowa. Penerbangan ini dimulai sekitar pukul 15.30 WITA dan kembali mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 17.15 WITA. Sebelum mendarat, pesawat harus melakukan beberapa putaran untuk mengurangi konsumsi bahan bakar.

"Garuda Indonesia telah mengirimkan permohonan maaf atas kejadian ini kepada jamaah dan Kementerian Agama. Kami menghargai permintaan maaf tersebut. Namun, kami sangat menyesalkan terjadinya kerusakan mesin pada pesawat yang membawa jamaah haji. Garuda Indonesia harus bertindak profesional karena ini berkaitan dengan keselamatan penerbangan jamaah. Kami meminta agar kejadian seperti ini tidak terulang," tegas Juru Bicara Kementerian Agama, Anna Hasbie, di Jakarta, pada hari Rabu, 15 Mei 2024.

Sebelumnya, Kementerian Agama telah mengadakan rapat koordinasi untuk merespons dengan cepat masalah penerbangan di Makassar dan dampak yang diakibatkannya. Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, M Ali Ramdhani, serta para Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Agama, Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie, dan Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi, Ahmad Fauzin.

Secara virtual, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief, dan para pejabat Eselon II dan III Ditjen PHU, serta Wakil Presiden Garuda Indonesia, Iqbal Ishandi, dan Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam, juga turut serta.

"Kami telah memberikan teguran yang keras kepada Garuda Indonesia," tambahnya.

Anna menjelaskan bahwa setelah mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, jamaah haji dievakuasi ke Asrama Haji Embarkasi Sudiang Makassar. Saat ini, mereka berada di Aula Asrama Haji untuk istirahat dan menunggu jadwal penerbangan selanjutnya. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Muh Tonang, juga mendampingi jamaah bersama Tim Kesehatan dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Asrama Haji.

"Malam ini, Tenaga Ahli Menteri Agama, Hasanuddin Ali, dan salah satu pejabat Ditjen PHU akan terbang ke Makassar untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan," ungkap Anna.

Berdasarkan hasil diskusi, lanjut Anna, pihak Garuda Indonesia berjanji untuk membawa kembali jamaah haji UPG-05 pada pukul 21.00 WITA menuju Madinah. Pesawat ini sebelumnya disiapkan untuk mengangkut jamaah haji UPG-06 yang awalnya dijadwalkan terbang keesokan paginya. Selanjutnya, Garuda Indonesia akan menyiapkan pesawat lainnya untuk mengangkut jamaah haji UPG-06 pada tanggal 16 Mei 2024.

Halaman:

Editor: Iswan Dukomalamo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah