Operasi Nonyustisi Jelang Lebaran 2024, Satpol PP Kapuas Hulu Temukan Belasan Remaja Konsumsi Miras

25 Maret 2024, 04:45 WIB
Satpol PP Kapuas Hulu, bersama tim gabungan, melakukan operasi nonyustisi untuk menjaga ketertiban umum selama bulan puasa dan menjelang Lebaran 2024 di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. /ANTARA/Satpol PP Kapuas Hulu/

WARTA TIDORE - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, menemukan remaja dan anak di bawah umur sedang mengkonsumsi minuman keras (Miras) saat operasi nonyustisi penindakan gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) menjelang Lebaran 2024.

"Kami membawa belasan remaja ke kantor untuk pembinaan dan membuat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya," ujar Kepala Satpol PP Kapuas Hulu, Bachtiar pada Minggu, 24 Maret 2024.

Bachtiar menjelaskan, 15 remaja yang terlibat pesta minum keras tidak memiliki KTP, dan dua di antaranya di bawah umur tanpa KIA atau kartu pelajar.

Mereka ditemukan sedang minum di sebuah tempat biliar atau bola sodok yang juga memiliki ruang karaoke.

Dia menekankan pentingnya perhatian dari semua pihak terhadap kondisi ini, termasuk lingkungan masyarakat, orang tua, dan pemilik usaha.

Bachtiar mengingatkan bahwa kenakalan remaja dapat meluas dan memicu pergaulan bebas serta penyalahgunaan narkotika jika tidak ditangani dengan serius.

"Pelaku usaha juga harus menciptakan rasa aman bagi lingkungan sekitarnya, terutama saat waktu istirahat," ujarnya.

Bachtiar juga mengingatkan orang tua untuk mengawasi pergaulan anak-anak mereka, terutama di era teknologi informasi yang rawan terhadap pengaruh negatif media sosial.

"Generasi muda harus fokus pada kegiatan positif dan memperkuat iman serta takwa, untuk mencegah pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba," tambahnya.

Operasi nonyustisi merupakan bagian dari upaya Satpol PP untuk menjaga ketertiban umum dan menegakkan peraturan daerah, dilakukan bersama tim gabungan di Kecamatan Putussibau Utara dan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.***

Disclaimer: Bijaksanalah dalam membaca konten ini! Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda yang merasakan gejala depresi sehingga ada dorongan untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. Anda dapat menghubungi layanan konseling terdekat di Kota/Kabupaten Anda.

Editor: Iswan Dukomalamo

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Terpopuler